cara menanam bawang merah

Bawang merah (Allium cepa L. var. aggregatum) adalah salah satu bumbu masak utama dunia yang berasal dari IranPakistan, dan pegunungan-pegunungan di sebelah utaranya, tetapi kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia, baik sub-tropis maupun tropis. Wujudnya berupa umbi yang dapat dimakan mentah, untuk bumbu masak, acar, obat tradisional, kulit umbinya dapat dijadikan zat pewarna dan daunnya dapat pula digunakan untuk campuran sayur.Bawang merah mengandung vitamin C, kaliumserat, dan asam folat. Selain itu, bawang merah juga mengandung kalsium dan zat besi. Bawang merah juga mengandung zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberelin. Kegunaan lain bawang merah adalah sebagai obat tradisional, bawang merah dikenal sebagai obat karena mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin. Senyawa alliin oleh enzim alliinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alliisin sebagai anti mikoba yang bersifat bakterisida.

Tidak ada salahnya bagi Anda untuk menanam bawang merah sendiri. Untuk menanam bawang merah di rumah, diperlukan beberapa peralatan seperti Pot, Tanah subur, Media tanam, Bibit bawang merah. Tak perlu sulit mencari bibit bawang merah. Cukup cari bawang dari dapur yang bentuknya paling bagus dan segar.

Kemudian ketahui juga cara menanam bawang merah di rumah termudah berikut ini :

  1. Siapkan Bibit Bawang Merah
    Langkah pertama dalam budidaya bawang merah adalah memilih bibit. Tanaman bawang merah ditanam dengan cara menaruh umbi. Pastikan umbi bawang merah yang dijadikan bibit berkualitas baik.
  2. Media Tanam Bawang
    Selain bibit, media tanam juga perlu disiapkan. Media tanam yang baik harus memiliki drainase yang baik dan menyerap air lebih cepat. Misalnya tanah berpasir. Lalu, campur tanah pasir dengan arang sekam dan pupuk kandang dengan komposisi 1:1:1.
  3. Cara Tanam
    Letakkan beberapa siung bawang ke dalam pot Bibit bawang merah yang sudah disiapkan. Potong sedikit bagian ujung bawang hingga terlihat dagingnya. Jika bawang sudah ada tunas, maka tidak perlu dipotong lagi. Masukan bibit pada kedalaman 6 hingga 7 cm di dalam tanah. Timbun kembali dengan tanah, namun hindari untuk menekan tanahnya.
  4. Pemberian Pupuk
    Pemupukan bibit umbi bawang merah diberikan setelah usia 3-4 minggu. Pupuk yang dapat diberikan adalah pupuk kandang atau pupuk kompos. Ukuran pupuk yakni sebanyak satu kepal tangan, lalu tabur ke sekeliling bibit pada setiap pot.

    Baca Juga :
    Membuat Pupuk Kompos Sendiri Dari Sampah Rumah Tangga (klik disini)

  5. Penyiraman
    Siram bawang di pot sebanyak 2 kali sehari. Hindari menyiram dengan terlalu banyak air agar bawang tidak busuk. Tempatkan pot di area yang terkena matahari agar pertumbuhannya maksimal. Hindari menaruh terlalu banyak bawang di dalam pot karena akan terlalu sempit. Beri jeda agak jauh untuk perkembangan bawang di tanah.
  6. Masa Panen
    Cara untuk mengetahui kapan bawang merah sudah siap dipanen atau belum. Yang pertama adalah melihat dari daun bawangnya yang biasanya 70 persennya sudah rebah ke tanah dan kedua dilihat dari usianya dari awal tanam jika sudah mencapai 70 hari.

SALAM ORGANIK !!!

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *