mengenal-turnip-sayuran-eropa

TURNIP (Brassica rapa) adalah tanaman sejenis lobak yang termasuk dalam genus Brassica dan famili Cruciferae. Kurang jelas asal tanaman ini, tetapi ia ditemukan tumbuh di hutan belantara Rusia dan Siberia. Dan, kira-kira pada tahun 1609, tanaman ini sudah mulai diusahakan di daerah Virginia, Amerika Serikat. Di daerah-daerah subtropis seperti Eropa dan Amerika, turnip dapat diusahakan dan tumbuh dengan baik pada musim panas dan musim dingin.

Nama Tanaman : Turnip

Nama Ilmiah (Spesies) : Brassica rapa subsp. rapifera

Dataran : Menengah – Tinggi

Muncul Tunas : 4 – 11 hari

Panen Pertama : 45 – 60 HST (Hari Setelah Tanam)

Nama Inggris  : Turnip

Manfaat

Umumnya yang dijadikan sayur adalah umbinya yang merupakan hasil pembesaran akar. Sebagai sayuran, turnip mempunyai nilai gizi yang cukup tinggi, terutama karena banyak mengandung mineral kalsium, zat besi, vitamin A dan C, serta sejumlah vitamin B.

Syarat Tumbuh

Turnip dapat tumbuh dengan baik jika ditanam di daerah dataran tinggi yang sejuk. Tanaman ini juga dapat diusahakan di semua jenis tanah, tetapi yang paling baik adalah di tanah lempung.

Cara Menanam Benih/Biji Turnip di Pot/Polibag

Benih/biji Turnip tidak perlu direndam, namun perlu disemai di tempat teduh. Ketika benih mulai berkecambah, pindahkan ke tempat terang, kemudian ditanam dan dirawat. Benih mengeluarkan tunas 4 – 11 hari, panen pertama Turnip mulai 45 – 60 HST (Hari Setelah Tanam).

Secara ringkas seluruh tahap-tahap menanam benih/biji Turnip seperti berikut ini.

  • Penyemaian Benih Turnip

Siapkan wadah penyemaian (berupa nampan, tray, kaleng bekas, dsb).

Bagian bawahnya harus diberi lubang secukupnya untuk sirkulasi air.

Sehari sebelum semai, isi dengan media semai hingga 3/4 nya.

Komposisi media semai = tanah : pasir/sekam : kompos = 1 : 1 : 1.

Masukkan biji Turnip ke media semai dengan kedalaman 0,9 – 1,2 cm.

Artinya ketebalan tanah yang menutupi benih = 0,9 – 1,2 cm.

Semprotkan air yang halus (gunakan spray).

Tutup wadah semai dengan plastik bening yang diberi 4 – 7 lubang.

Letakkan di tempat yang teduh.

Jika media kering, buka plastiknya, semprotkan air halus, tutup kembali.

Ketika benih mulai berkecambah, buka tutup plastiknya.

Pindahkan wadah persemaian ke tempat terang.

Jaga medianya agar tidak kering dan tidak terlalu basah.

Semprotkan air halus 1-2 kali sehari bila medianya kering.

Benih mulai bertunas dalam waktu 4 – 11 hari.

Persemaian diakhiri setelah memiliki 4 – 6 helai daun.

  • Penanaman Bibit Turnip

Siapkan wadah/tempat menanam (polybag, pot, kaleng bekas, dsb)

Polibag/pot harus diberi lubang di bagian bawahnya.

Masukkan batu-batu kecil agar lubang tidak tersumbat tanah.

Sehari sebelum tanam, isi polibag/pot dengan media tanam hingga 3/4 nya.

Komposisi media tanam = tanah : pasir/sekam : kompos = 2 : 1 : 1.

Setelah bibit Turnip memiliki 4 – 6 helai daun, pindahkan ke polibag/pot.

Caranya: Buat lubang terlebih dulu di polibag/pot.

Ambil bibit beserta tanah di sekitar akarnya.

Masukkan ke lubang dengan posisi tegak, tambahkan tanah di sekitarnya.

Letakkan polibag/pot di tempat yang teduh.

Setelah tumbuh daun baru, letakkan polibag/pot di tempat terang.

Lakukan perawatan terhadap tanaman Turnip

Merawat Tanaman Turnip

Jika media tanam cenderung kering, siram 2 kali sehari, pagi dan sore.

Jika media tanam cenderung lembab, siram 1 kali sehari, pagi atau sore.

Lakukan pemupukan sesuai petunjuk pada kemasan masing-masing pupuk.

Lakukan penjarangan jika penanamannya secara koloni dan terlalu rapat.

Lakukan penyulaman jika bibit tumbuh tidak sempurna atau rusak atau mati

Lakukan penyiangan jika tumbuh gulma.

Lakukan pembumbunan jika tanah di sekitar tanaman tergerus

Semprotkan insektisida dan akarisida hanya jika diperlukan (terserang hama).

Semprotkan fungisida hanya jika diperlukan (terserang penyakit).

Beberapa hama dan penyakit yang menyerang tanaman kubis juga sering menyerang tanaman turnip. Clubroot dan Blacroot merupakan penyakit yang cukup berbahaya. Sedangkan aphids, belatung akar, dan kumbang merupakan serangga yang sering menyerang tanaman turnip.

Panen dan Pasca Panen

Panen turnip dilakukan sama seperti pada panen wortel atau bit. Umumnya turnip dipanen 1,5 – 2 bulan, tergantung varietasnya Tanaman yang sudah dicabut, dipisahkan umbi dan daunnya. Selain umbinya, daunnya pun dapat dimasak seperti sayuran daun lainnya. Pada saat panen, ada juga yang tidak memotong daunnya. Dan, jika akan dipasarkan, pucuk-pucuk daunnya itu diikat menjadi satu.

baca juga : MENGENAL PERTANIAN DI INDONESIA (klik disini).

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *