Teknologi-Robot-Pada-Peternakan-Sapi-Modern

Di era millenial, perkembangan teknologi melesat dengan sangat cepat. Sampai saat ini, teknologi sudah banyak digunakan untuk mempermudah banyak hal, salah satunya adalah untuk kepentingan bisnis. Tak bisa dipungkuri lagi, perkembangan dalam dunia teknologi turut mendukung efiensiensi dalam dunia perbisnisan, terlebih di era industri 4.0 yang menuntut para pebisnis untuk bersaing secara ketat.

Hal ini tak luput dari dunia peternakan yang turut memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien. Sistem pengelolaan di peternakan sapi sudah banyak menggunakan mesin-mesin canggih yang akan memudahkan bahkan menggantikan pekerjaan manusia. Kecerdasan artifisial alias kecerdasan buatan ini tentu saja membuat peternakan menjadi lebih maju meski hanya memperkerjakan sedikit manusia.

Contohnya, mesin pemerah susu sapi yang tersedia di peternakan Australia. Para peternak hanya perlu menggiring sapinya untuk mengantri di depan mesin dan masuk satu per satu secara bergantian, lalu dengan sendirinya mesin itu akan memasangkan alat ke puting sapi dan memerah susu sapi sesuai dengan yang biasa dilakukan dengan manusia. Dengan begini, pekerjaan memerah susu sapi dapat dilakukan dalam waktu singkat dan tanpa perlu repot.

Teknologi seperti ini tidak hanya digunakan oleh Australia saja, beberapa negara lain seperti Eropa dan Amerika Serikat juga menggunakan teknologi yang sama untuk memerah susu sapi mereka. Dengan mesin ini, mereka bisa memerah hingga 50 – 60 ekor sapi per hari. Biasanya di dalam mesin pemerah susu disediakan pakan agar sapi-sapi tidak banyak tingkah selama proses pemerahan.

A. Mesin Pemerah Susu Sapi

  • Jenis mesin pemerah susu ini ada dua macam, jenis pertama adalah yang permanen atau tidak bisa berpindah tempat sehingga sapi-sapi harus mengantri di depan mesin. Jenis kedua adalah yang tersedia di sekitaran kandang, jenis mesin ini mampu berjalan karena disediakan rel khusus untuk jalurnya. Kemudian, mesin ini akan menghampiri satu per satu sapi yang sedang berdiri di kandang untuk diperah susunya.
  • Susu sapi yang sudah berhasil ditampung, datanya akan langsung terekam ke sistem komputer yang akan menunjukkan jumlah susu yang dihasilkan. Kemudian, susu-susu itu akan diproses lebih lanjut oleh mesin sampai pada tahap pengemasan. Setelah semua selesai, susu sapi tersebut akan dikirim untuk dijual di pasaran.
  • Para peternak di sana sengaja menggunakan teknologi seperti ini untuk meringankan pekerjaan para petugas kandang sehingga mereka bisa fokus dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas manajemen pemeliharaan dan juga kualitas sapinya. Hal ini tentu saja sangat efisien untuk para peternak, prosesnya yang cepat dan tidak memerlukan banyak pekerja bisa menekan biaya produksi untuk keperluan yang lain seperti pakan bernutrisi tinggi dan lain sebagainya.

B. Mesin Pemberi Pakan

  • Selain mesin pemerah susu, ada juga mesin pemberi pakan yang tak kalah canggih. Mesin ini berbentuk seperti robot besar yang bisa berjalan-jalan keliling kandang dan memberikan pakan pada sapi-sapi yang ada di kandang. Sebelum itu, mesin diisi dengan jerami yang diambil dengan bantuan mesin lain, lalu dicampurkan dengan pakan tambahan dan diaduk di dalam mesin tersebut.
  • Setelah pakan siap, robot tersebut akan berkeliling kandang dan menumpahkan pakan di depan kandang-kandang sapi. Teknologi robot ini meringankan pekerjaan para peternak yang tadinya harus membopong jerami sembari berkeliling kandang untuk memberikan pakan. Robot pemberi pakan ini ada di Van Valley Farm, Duncan, BC, Canada.

C. Mesin Penggaruk Sapi

  • Mesin penggaruk sapi. Mesin ini biasanya dipasang di kandang untuk memberikan kenyamanan bagi para sapi. Alat ini berupa bulu-bulu seperti sikat bulat yang berfungsi untuk menggaruk sekaligus membersihkan tubuh sapi dari kotoran yang menempel. Mesin ini sengaja diciptakan untuk memberikan rasa nyaman pada sapi yang merasa gatal pada tubuhnya.

D. Mesin Pembersih Kotoran Sapi

  • Mesin pembersih kotoran sapi. Mesin ini memiliki bentuk seperti mobil pengeruk tanah, tetapi fungsinya adalah untuk mengeruk kotoran sapi yang ada di dalam kandang. Mesin ini membutuhkan satu tenaga manusia untuk mengendarai mobil tersebut. Selain berupa mobil, ada juga mesin pembersih kotoran sapi yang berbentuk mirip seperti vacum cleaner, para petugas kandang hanya perlu mendorong mesin ini ke bagian kandang yang masih kotor.

E. Mesin Traktor Rumput

  • Peternakan yang dikelola secara modern ini dengan memiliki ribuan ekor ternak sudah tentu memerlukan pakan ternak dalam jumlah yang sangat besar, namun bagi peternak disana kesulitan pakan bukan merupakan masalah yang besar bagi mereka, manajement peternakan mereka sudah sangat Mulai dari dari sektor hulu hingga hilir.
  • Disektor Hulu dalam penyediaan pakan ternak, petani disana memiliki ladang rumput yang sangat luas, nah untuk mengelola ladang rumput ini tentu tidak bisa dikelola hanya dengan menggunakan tenaga manusia, tenaga mesin alias mekanisasi pertanian dengan sentuhan teknologi yang modern dan canggih, sehingga dengan alat pertanian ini akan meminimalisasi tenaga kerja manusia.
  • Dalam Penyediaan pakan ternak, pengelolaan peternakan disana juga menerapkan pola menabung pakan ternak disaat pakan berlimpah baik dengan mengolah pakan dalam bentuk SILASE maupun HAY. Nah untuk mengenal lebih lanjut mengenai proses pemanenan rumput hingga menjadi Silase dan Hay yang siap menjadi pakan ternak kita lihat lebih lanjut sebagai berikut :
  • Untuk melakukan proses pemanenan rumput biasanya dilakukan sekitar bulan juli, yakni ditandai dengan rumput yang sudah hampir keluar bunga, maka disiapkanlah sebuah alat berat yakni mesin pemotong rumput, yang mampu memotong rumput dengan rapi.
  • Hasil potongan rumput tersebut kemudian dikumpulkan dengan alat berat yang bernama rotary rakes, pada mesin tersebut terdapat bebrapa buah menyerupai garpu yang berputar, yang berfungsi untuk mengumpulkan rumput yang telah dipotong.
  • Potongan rumput ini bisa dimanfaatkan sebagai HAY maupun SILASE, untuk proses hay, maka rumput akan dibiarkan dulu mengering, baru kemudian di gulung dan dikemas. Sedangkan untuk proses SILASE maka rumput tersebut akan langsung digulung dengan  alat ROLLPROFI round balers.
  • gulungan-gulungan rumput tersebut merupakan gulungan rumput yang telah dipotong tadi, gulungan tersebut sangat padat sekali, hampir tidak bisa udara masuk kedalam gulungan tersebut.
  • Dari hasil gulungan rumput, selanjutnya akan diangkat dengan mesin, untuk kemudian diangkut oleh truk-truk besar/trailer untuk dikumpulkan dalam suatu tempat pengolahan selanjutnya.
  • Setelah Semua terkumpul gulungan rumput tersebut, maka rumput tersebut sebelum disimpan, akan dimasukkan kedalam kantong pelastik tebal, dengan tujuan untuk menghindari masuknya bakteri yang tidak di inginkan dalam proses pembuatan silase ini, dengan demikian maka pakan ternak akan disimpan kedalam gudang pakan ternak, untuk selanjutnya akan diberikan kepada ternak-ternak yang jumlahnya begitu banyak.

baca juga : Cara Budidaya Ayam Kampung Yang Efektif (klik disini)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *